Rabu, 19 September 2012

Letih



Semua manusia berhak untuk mencintai maupun dicintai. Mencintai apakah lebih menyakitkan dibanding dicintai? Sepertinya gak selalu. Mencintai terkadang memiliki power yang lebih besar dibanding dicintai. Tetapi kalau terus-terusan mencintai tanpa dicintai bagaimana ya? 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
                      Ku bilang pada Tuhan bahwa aku menyukainya. Ku bilang pada Tuhan bahwa aku menginginkannya. Ku bilang pada Tuhan bahwa aku ingin dia selalu ada di hadapan ku. Ku katakan “Tuhan kali ini aku menemukan orang yang luar biasa spesial dimataku.”                        Beberapa tahun lalu sewaktu ia ada dihadapanku, sewaktu ia masih bisa ku pantau melalui kedua mataku, sewaktu dia dan aku masih berjuang di tempat yang sama. Tak sedikit pun terlewatkan untukku mengamatinya. Ya. Dia yang membuatku jatuh. Membuatku menjatuhkan hatiku kepadanya. Membuatku tak mau beranjak barang sedetik pun untuk mengamatinya. Tetapi sewaktu ia menoleh ke arahku aku hanya bisa tersenyum salah tingkah.
-  - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
                            “Fy. Aku kangen kak Alvin.” Ujarku.                      
                           “Sabar ya Vi. Sekarang bukan kamu aja yang kehilangan. Aku juga kok. Sekarang kak Iel yang pergi juga.” Ujar Ify sambil mengambil posisi duduk di sebelahku.                       
                          “Begini ya Fy nasib orang yang Cuma bisa mengagumi.”                
               “tanpa orang yang dikagumi tahu bahwa ada orang yang mengagumi dirinya.” Sambungnya.

                “Fy. Kenangan sama kak Alvin dulu waktu aku pertama kali ngomong sama dia. Walau cuma ngomong dikit tapi itu berarti banget fy.” Ujarku.                       
                “Kalau aku kenangan sama ka iel waktu dia say happy birthday ke aku.” Ify tersenyum sendiri.

               “Kak Alvin nanya ke aku dengan pertanyaan yang sama. Dan aku nggak akan pernah lupain waktu dia dorong kursiku dari belakang cuma buat nanya aku anaknya bu Winda.” Aku kembali mengenang kejadian 2 tahun yang lalu.                        
                “Aku sebel sama kamu Vi kok kamu tahu kalo yang di aula waktu itu sepatunya ka Iel.” Ify mengendus kesal.

                  “Aku kan pernah liat kak Iel pake sepatu itu. Kan aku sudah bilang sama kamu kalo itu sepatu ka Iel.” Aku tak mau disalahkan.

                    “Hah ini saatnya buat kita buktiin sama mereka kalau kita bisa. Kita bisa sukses. Mungkin kita akan dipertemukan dengan mereka sewaktu kita udah sukses. Possitive thinking aja Vi.” Ujar Ify bijak..

                    “Iya Fy aku setuju. Kita harus tunjukin sama mereka bahwa kita berhak untuk dicintai.” Ujar ku sumringah.
-       - - - - - - - - - - - -- - - - - - - - - - --  - - -- -  -

Waktu terus berjalan, kekaguman terhadap seseorang sangat sulitdihilangkan apalagi ini menyangkut hati. Ini lah wanita selalu mengandalkan feeling, tanpa pernah mengandalkan logika. Aku telah letih menunggu kehadiranmu, berharap sesekali kamu menyapaku dengan kehadiranmu di layar monitor ku. Hanya dengan ucapan ‘terima kasih’ sewaktu aku mengucapkan selamat ulang tahun kepadamu, hanya dengan mengucapkan ‘happy birtday’ sewaktu aku ulang tahun, mungkin sudah cukup bagiku untuk menenangkan hati ini. Tapi semua hanya angan kosong ku. Semua hanya angan,tanpa terealisasikan sedikit pun.               
Apakah anda tidak menyadari itu? Aku masih disini menunggu dalam diam ku. Menunggu sekedar untuk disapa. Aku letih selalu kau acuhkan. Tolong katakan kepadaku bahwa kau masih membutuhkan ku, masih membutuhkan orang yang mengagumimu. Aku letih ketika kau tak bisa ku pantau lagi melalui kedua mataku. Satu tahun sudah kau menghilang dari pandangan mataku,dan aku sama sekali tak pernah melihatmu. Aku hanya bisa mendengar apa yang telah kau hasilkan dari kerja kerasmu, apa yang telah kau capai dari semua pengorbananmu. Dan saat itu juga tanpa kau sadari aku ingin meraih cita-citaku. Kau saja bisa meraih cita-citamu kenapa aku tidak?                  
Mungkin sekarang bukan takdir kita untuk bertemu, tetapi aku percaya suatu saat nanti kita akan dipertemukan dalam keadaan yang lebih baik. Kau meraih citamu dan aku meraih citaku. Ku ingat ketika aku memegang tanganmu hanya untuk mengucapkan salam. Dan kau tahu disaat itu rasanya ingin sekali aku mengucapkan "SEMANGAT. AKU YAKIN KAMU BISA. TERUSKAN PERJUANGANMU. AKU DISINI UNTUK MENDOAKANMU." 
Dan itu lah perjumpaan terakhirku denganmu beberapa bulan yang lalu. 
                 ##################################

                 created : Nova Lova



Sabtu, 15 September 2012

Cerita saya. Perjuangan saya.

        
                   Sedikit cerita mengenai perjuangan saya. Dan semoga bisa menginspirasi.
~~~

    Nama saya Ade Nova. Sekarang memasuki tingkat akhir di masa putih abu-abu. Kalau ingat tingkat akhir jadi ingat tes akhir. Ya. Bisa disebut Ujian Nasional. Ujian yang cepat atau lambat pasti akan datang. Pasti akan saya jalani.
            Bagaimana dengan proses belajar saya sekarang?
Belum cukup. Masih banyak kekurangan dimana-mana. Masih kurang membaca, masih kurang latihan. Dan masih perlu banyak belajar pastinya.Ya mungkin ini namanya Galau. Cita-cita ku tinggi. Tapi apa yang sudah saya hasilkan? Apakah sudah sebanding dengan cita-cita atau bahkan belum sama sekali? 
           Fakultas Teknik Sipil INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG. Ya itu cita-cita saya. Sudah 3 tahun terakhir saya memutuskan untuk belajar disana. Institut terbaik di Negeri ini. Tempat belajarnya Bung karno dan Pak Habibie. Wah. Sudah dibayangkan beliau memang cerdas. 
          Ya. Kalau ingat FTSL ITB itu jadi motivasi buat saya. Beberapa bulan lalu saya mengikuti Olimpiade Kimia untuk SMA tingkat kota. Pertama kali ditawari Bu Narti sedikit gak percaya, bahwa beliau memilih saya. Karna menurut saya masih banyak yang lebih menguasai Kimia dibanding saya. Saya pikir itu hanya olimpiade yang diadakan oleh SMA N 2 dan bukan OSN. Karena, setiap sekolah hanya mengirim 1 perwakilan tiap mata pelajaran yang diolimpiadekan. Dan saya juga sempat hopeless, saya gak akan diajak ikut olimpiade (OSN). Ternyata, olimpiade yang akan saya ikuti ya OSN itu, tapi baru tingkat kota. Tahun-tahun kemarin peserta tiap sekolah ya 3, tapi tahun ini malah cuma 1. Wah, semapat ada beban dipikiran saya. Karena, tahun lalu bahkan hampir setiap tahunnya sekolah saya jadi pemenang. Enak tahun lalu peserta dari sekolah saya 3. Tahun ini cuma saya sendiri. Saya berjuang diatas tekanan. Tekanan akan memberikan yang terbaik untuk sekolah saya. Sempat berfikir kalau sekolah sudah memberikan banyak buat saya baik tempat, ilmu, bahkan persahabatan. Sedangkan saya. Apa yang telah saya beri untuk sekolah saya?
Ya. Mungkin itu jadi motivasi saya. Saya ingin memberikan kenang-kenangan buat sekolah saya. Salah satunya dengan olimpiade ini. Dan saya pernah membaca artikel-artikel bahkan tepatnya cerita mahasiswa ITB. Sebelumnya mereka pernah mengikuti olimpiade dan menjadi pemenang. Dan sebagian mereka lagi adalah orang yang terlahir dari keluarga sederhana, tetapi dikaruniakan oleh Tuhan semangat yang luar biasa.Subhanallah. Ya. FTSL ITB juga jadi motivasi saya buat semangat belajar untuk Olimpiade.
           Saya banyak meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang berhubungan dengan olimpiade.Jujur baru kali ini saya meminjam buku di perpustakaan dan langsung meminjam 5 buku sekaligus. Gila kapan tuh buku selesai. Ditambah acaranya dilaksanakan 2 minggu lagi.Saya hanya membaca pelajaran yang telah saya pelajari, karena kalau pelajaran kelas 12 jujur saya gak ngerti kalo gak dijelasin. Dan buruknya kenapa saya gak minta ajari guru kimia saya ya? Bukan bermaksud sombong. Tapi, saya gak tahu bagaimana bicara sama beliau. Ya. Mungkin itu pelajaran buat saya. Agar lebih terbuka, dan berani buat bertanya. Kalau begini kan jadinya sesat. Alhamdulillahnya ada beberapa hari sekoalh libur karena anak kelas 12 mengikuti UN. Dan ini saya manfaatkan untuk membaca buku-buku yang telah saya pinjam. Dan ternyata banyak yang saya gak ngrti. Dan saya sempat izin hari Sabtu untuk tidak masuk sekolah. Alasannya karena kurang enak badan. Padahal saya izin biar saya bisa belajar Kimia persiapan untuk olimpiade di hari Selasa nanti.
         Selasa 3 April saya dan teman-teman saya mengikuti olimpiade di SMA N 2. Sebelumnya di sekolah pak Hadi mengumumkan sehabis apel pagi bahwa kami akan mengikuti olimpiade. Dan jujur perasaan saya campur aduk antara bangga dan takut. Bangga karena saya menjadi wakil sekolah. Takut nantinya saya gak bisa memberikan apa yang sekolah mau. Dan jujur malu juga kalau sampai gak menang. Karena seisi sekolah tahu kalau kami akan ikut olimpiade. Dan sekali lagi itu menjadi motivasi buat saya. Dan ditambah doa semua peserta didik yang mendoakan keberhasilan kami semua.
           Sesampainya di SMA N 2 saya bertemu dengan teman-teman saya SMP. Sewaktu mengisi daftar biodata saya sempat bingung karna saya gak hafal nomor telp. sekolah saya dan juga emailnya sehingga bu Narti yang sewaktu itu mendampingi saya dan teman-teman datang dan  memberi no telp. sekolah. Sewaktu mengerjakan soal-soal saya banyak yang gak tahunya. Tapi, saya tetap tenang, dan mengerjakan sebisa saya. Semuanya saya isi, karena gak ada yang namanya pengurangan poin jika salah. Jadi ya saya isi semuanya. tetapi di essay ternyata waktunya hampir habis. ditambah soal-soalnya yang beranak bercucu sampe i. Mana lagi soalnya kan beruntun jadi kalau a saja sudah salah maka b dan seturusnya pasti salah. Tetapi sehabis mengerjakan soal, entah kenapa saya merasa lega. Gak ada lagi rasa deh-degan. Rasanya semua beban sudah saya keluarin. Dan tinggal saya berdoa dan berserah sama Tuhan.
               Beberapa hari kemudian pengumuman olimpiade tingkat kota diumumkan. Waktu itu sekolah saya sedang mengadakan PENSI. Dan saya bertemu pak Hadi dan beliau mengatakan bahwa saya..........
saya.........
saya BERHASIL.
saya menjadi juara pertama di OLIMPIADE KIMIA tingkat KOTA. 
syukur Alhamdulillah rasanya. Perjuangan saya dihargai Tuhan seperti ini.

          Ya. Mungkin dengan mengingat cita-cita saya yang telah saya bangun bertahun-tahun bisa menjadi motivasi buat saya. Cita-cita yang besar akan terwujud jika disertai keinginan, usaha, serta doa yang besar pula. 

          Dan dengan mengingat keinginan saya akan akan institut terbaik negeri ini maka usaha saya akan giat. Karena saya percaya Tuhan akan memberi apa yang sepantasnya buat kita. Usaha Nova. Usaha mu ditingkatkan. Jangan menyerah dengan keadaan. Percayalah bahwa cita-citamu akan tercapai. Teruslah usaha. Teruslah mencari ilmu. Dan jangan ditanamkan menghalalkan segala cara untuk memperoleh nilai yang besar. ILMU YANG SAYA CARI.

          SELAMAT BERJUANG 
LETAKKAN CITA-CITAMU 5CM DI KENING KAMU
MAKA KAMU AKAN SELALU MELIHATNYA
DAN  BERJUANG UNTUK MERAIHNYA

One Dream For Tania


            Ini ada sebuah prolog cerita saya. entah kapan saya menulisnya dan kapan juga saya akan membuatnya menjadi sebuah cerita. oke lanjut, ini dia prolog nya.....

                  One dream for Tania

Tokoh :
·         Protagonis :
o   Tania    : Supel, Ramah, Polos, Ambisius, Pantang menyerah.
·         Antagonis
o   Tara      : Egois, Cuek, Sensitif, Ambisius.
·         Tritagonis :
o   Tristan : Perhatian, Dewasa, Berwibawa, humoris.
o   Toddy   : Perhatian, Kekanak-kanakan, Playboy, humoris.
o   Ayah     : Berwibawa, Humoris.
o   Rasti    : Perhatian, humoris, Playgirl,
o   Nisa     : Cuek, tertutup
o   Stev     : Playboy, humoris, Perhatian,
o   Christ  : Baik hati, ramah, dewasa.
o   Dira     : Baik hati, perhatian, dewasa.
o   Arfa    : Egois, Ambisius

Eksposisi :
·         Tania untuk pertama kalinya memasuki bangku SMA. Tara telah memasuki semester ke 5 di bangku kuliah, Tristan telah memasuki semester ke 3 di bangku kuliah, sedangkan Toddy memasuki kelas 12. Tania dan Toddy bersekolah di SMA Tarakanita yang satu lingkungan dengan Universitas Tarakanita. Tarakanita sesungguhnya merupakan lingkungan pendidikan yang dimulai dari Play group, SD, SMP, SMA, hingga Universitas. Tarakanita merupakan suatu perusahaan eksportir kertas terbesar di Indonesia, dan melakukan sumbangsi melalui jalur pendidikan. Dari kecil hubungan Tania dan Tara tidak baik. Tara tak pernah menganggap Tania sebagai adiknya, baginya adiknya hanyalah Tristan dan Toddy. Tania bersama Rasty menempati kelas yang sama yaitu 10.1. Disana sebagian besar ia bertemu dengan teman-teman SMPnya dulu dan sebagian yang lain adalah orang-orang piilihan dari sekolah favorit.
Konflik :
·         Tak yang mengetahui bahwa Tania dan Tara merupakan saudara kecuali rasty. Suatu hari ketika ada pemilihan anggota basket yang baru Tania berniat akan mengikuti seleksi tersebut, dan disaat itu ia bertemu dengan Dira murid kelas 12 yang menjadi idola di SMA Tarakanita, aura idolanya pun sampai ke mahasiswa Tarakanita. Sayangnya Dira bukan tipe wanita yang mudah jatuh cinta. Saat pertama kali melihat Tania, Dira merasakan ada sesuatu yang istimewa dari gadis ini. Tara menyukai Dira tanpa sepengetahuan Tristan dan Toddy. Disaat Tara mulai mengenal Dira, ia kesal kepada Tania karena Dira mengagumi sosok Tania yang bagi Tara Tania merupakan duri di kehidupannya.
Komplikasi :
·         Dira mengetahui bahwa Tania, Tara, Tristan, dan Toddy merupakan saudara dari cerita Arfa. Setiap kali Dira ingin mengetahui berita itu, Tara tak memperdulikannya, sedangkan Tania, Tristan, dan Toddy tak pernah mau membahas masalah ini bagi mereka ini adalah privasi keluarga mereka. Arfa mencurigai Tara, Tristan, Toddy, dan Tania bersaudara ketika mendengar cerita dari sang papa yang merupakan rival kerja papanya.Bagi Arfa, Tara merupakan rival sejatinya sejak SMP. Dalam berbagai bidang Tara dan Arfa selalu bersaing.
Klimaks :
·         Ketika Tania mengikuti pertandingan basket, tiba-tiba tangan dan kakinya terasa sulit digerakkan. Tara yang waktu itu berada tak jauh dari lapangan basket tak memberi respon apa-apa, sehingga membuat Dira marah dan kesal dengan perilaku Tara yang tak pernah bisa ia mengerti. Christ yang saat itu berada di dekat lapangan langsung menolong Tania, ketik itu pun Arfa marah kepada Christ. Christ tahu bahwa keluarganya dan keluarga Tania adalah rival tapi tak begitu dengan dirinya.
Anti klimaks:
·         Tania untuk yang kesekian kalinya terjatuh ketika bermain basket. Dagunya tak henti-hentinya mengeluarkan darah, Christ langsung membawanya ke rumah sakit dan memberi tahu Tristan dan Toddy. Disaat itupun Mereka mengetahui bahwa Tania mengidap penyakit ataksia. Tristan langsung menemui Tarra yang waktu itu sedang tanding basket dengan Arfa.
Resolusi :
·         Arfa terhenyak ketika melihat Tarra menyelamatkan Christ. Arfa mengakui bahwa hidup ini penuh persaingan tetapi bersaing tak perlu membuat dirinya buta akan persahabatan. Tara, Toddy, dan Tristan melewati hari-hari terakhir mereka bersama Tania di perbukitan di belakang rumahnya. Dan untuk terakhir dan pertama kalinya mereka menghabiskan waktu dengan canda, dan tawa layaknya saudara.










Jumat, 07 September 2012

Kekuatan Mimpi Menguatkan Hati

        Menyibukkan diri bukan berarti sibuk dengan dunia sendiri
        Menyibukkan diri bukan berarti tak peduli
        Menyibukkan diri bukan berarti lupa akan waktu yang telah diberi
       
        Menyibukkan diri berarti belajar menghargai
        Menghargai waktu yang diberi Ilahi
        Menghargai setiap peluh yang mengiringi langkah kaki
       
        Menghargai diri sendiri
        Menghargai usaha untuk diri sendiri
        Menghargai usaha untuk esok hari

        Membuat diri percaya akan keajaiban mimpi
        Membuat diri berusaha menitih jalan menuju mimpi
        Membuat diri  mempercayai kekuatan diri sendiri 

  Menyibukkan diri berarti berusaha untuk esok hari
        



      by : Novaa Lova

Kamis, 06 September 2012

My 17th

         Waktu terus berputar, ia takkan pernah berhenti walau sekedar untuk menunggumu. Ia terus berjalan, melewati detik, menit, jam, hari, bulan, bahkan tahun. Terkadang waktu bisa terlewati begitu saja, tanpa engkau bisa menyadarinya.
        Kata orang usia yang paling spesial adalah 17 tahun, katanya usia ke 17 merupakan peralihan dari anak-anak ke remaja. Ya, mungkin karena di 17 lah seseorang memiliki sebuah kartu kewarganegaraan. Sebuah kartu yang baru ia miliki.
        Bagaimana dengan 17 saya?



        Malam itu 25 Agustus 2012 saya tidur larut malam, dikarnakan waktu itu hari Sabtu sehingga saya memutuskan untuk bergadang. Apa yang saya kerjakan?
Saya hanya membuka jejaring sosial saya, melihat timeline, dan sedikit "kepo". oooooooo
hahah :D.
        Saya mencoba mengirim mention kepada idola-idola saya, berharap mereka mengatakan sesuatu kepada saya. Hasilnya ...........

Pertama saya mengirim mention ke kak Chevrina Anayang, salah satu personil "TANGGA"


Wah saya senang sekali mention saya dibaca dan kak Chev membalas :)
Terima kasih kakak :)

Kedua yang mengucapkan adalah Jiofani Andre Lubis, salah satu pemain "NEGERI 5 MENARA" disana ia berperan sebagai Raja





Ketiga yang mengucapkan adalah Billy Sandy, salah satu pemain "NEGERI 5 MENARA"  disana ia berperan sebagai Baso



Yang terakhir, yang paling spesial yaitu *jrengjrengjreng kak Tahir Hadiwijoyo, personil "TANGGA" yang paling saya kagumi :)





        Itu dari idola saya :)
        Kalau dari sahabat sahabat saya....
Waktu itu mereka bohongi saya, saya disuruh ke rumah Annisa bisa mereka bisa menyusun rencanan di rumah saya dan mereka berhasil. Saya beneran kena tipu. heh...
Sewaktu saya pulang dari rumah Nisa, saya terkejut dengan banyaknya lilin di lantai rumah saya.






Saya pun menium satu per satu lilinnya, sempat terharu tapi nggak sampe nangis :p










Yang teristimewa adalah kedatangan sahabat-sahabatku di SMP :D
Ya, kami jarang berkomunikasi apalagi bertemu. Wah, senang sekali rasanya bisa berkumpul dengan sahabat-sahabat saya : Winesfin Refti, Nadia Yolanda, Emi Agus Triani, Annisa Novitasari, Rani Nisaul Karomah, dan Amalia Putri Pramadita. Mereka adalah salah satu kado terindah di 17 saya.
Terima kasih sobat telah merepotkan diri sekadar untuk datang ke rumah saya.


Maaf ya pengaturan tanggal di kameranya salah :)







Hadiah yang saya dapatkan berupa buku, sempat kaget. Wah kenapa ini, kenapa harus ini. Tapi yaaa, mereka sudah susah payah membuatnya ya sudah deh
 

Sekian cerita 17 saya :)




















Jumat, 30 Desember 2011

Good bye 2011 Welcome 2012 :)

             Hari ini baru tanggal 30 Desember 2011, besok tanggal 31 Desember 2011, dan besok lusa tanggal 1 Januari 2012. Uyeeeeee... Tahun baru dong yaaaa.... 
             Ok disini gue mau nulis apa aja target gue di 2012 beserta alasannya
  1. Semangat baru.                                                                                                                                    Gue harepin sih di lingkungan yang baru gue bisa ngedapetin itu.Gue mau bangkit dari keterpurukan. Keterpurukan yang menurut gue gue sendiri yang ngelakuinnya. miris memang. 
  2. Motivasi yang permanen.                                                                                                               Motivasi yang nggak bakalan gue lupain, motivasi yang bisa memacu daya kreativitas gue, yang buat gue selalu bekerja keras.
  3. Film N5M.                                                                                                                                           Gue pengen banget nonton ini film. Gue udah baca novelnya 1 tahun yang lalu waktu gue mau masuk SMA. Wah ini novel pokoknya penuh inspirasi dan motivasi. Dan semoga film ini tayang pas waktu gue ke Palembang jadi gue bisa nonton bareng tante gue deh.
  4. 2                                                                                                                                                            Kenapa 2 karena ini judul novel keduanya Donny Dhirgantoro. Gue udah lama beli tapi bacanya belum kelar-kelar karna banyak tugas sekolah.
  5. 3 besar pleaseeeeeeeeeeeeee.                                                                                                            Gue tau saingan gue di kelas banyak banget, IPA 1. Anaknya pinter-pinter, rajin-rajin banget malah. Tapi everything is possible right? yeah I believe it so much. I just believe Allah SWT. so If He want, it's come true. Gue pengen banget. Gue nggak pinter pinter amat, gue cuma belajar buat jadi anak yang tekun. Dan menurut gue everything possible kalo gue deket dan rajin sholat maupun belajar, karna cuma Allah yang bisa bantuin gue. #amiinn.
  6. Dewasa                                                                                                                                            Gue pengen jadi pribadi yang dewasa, yang berpikir dulu sebelum bertindak, ngelakuin hal yang positif dan yang bermanfaat bagi banyak orang, yang ga selalu bisanya ngeluh padahal sih gue cuma ngomong aja ngeluh tapi sebenernya gue bisa tahan kok, jadi pribadi yang menyenangkan orang lain ga egois yagn selalu mikirin dirinya sendiri.
  7. True Bestfriends.                                                                                                                                Ya gue pengen sahabat-sahabat yang sekarang lagi di samping gue tetep jadi sahabat gue selamanya, karena 2 sahabat waktu gue SMP ga tau sekarang dimana lost contact. Gue nggak pengen ini terjadi sama 2 sahabat gue yang sekarang Winesfin sahabat dari SMP sampe sekarang dan Nadia sahabat gue yang deketnya waktu kelas 10 semester 2 karena kita bertiga satu kelas sampe sekarang.
  8. Rajin beribadah                                                                                                                                 Ya gue pengen rajin beribadah sama Allah SWT, sholat wajib maupun sunnah, kadang sih gue ketiduran jadi nggak sholat tahajud, tapi kalo gue insomnia pasti gue tahajud dulu baru tidur. Seperti yagn gue bilang tadi cuma Allah SWT yang bisa nolongin gue.

          Oke guys kayaknya itu dulu yang jadi harapan terbesar untuk tahun depan, semoga semuanya bisa jadi kenyataan bukan angan-angan kosong.  :)